Sejarah SMKN 1 Ngawi

SEJARAH SINGKAT SMK NEGERI 1 NGAWI

Diawali dengan SK Mendikbud Nomor ; 178/C/Kep/I/1989 tanggal 04 Juli 1989 tentang pedoman pelaksanaan alih fungsi SPG menjadi Sekolah lanjutan Tingkat atas (SLA) lain, dan nomor : 0426/O/1991 tanggal 15 Juli 1995 tentang Pengalihan Sekolah Pendidikan Guru dan Sekolah Guru olah raga menjadi Sekolah lanjutan Tingkat Atas Lain, maka sejak tahun pelajaran 1989/1990 SMEA Negeri 1 Ngawi lahir.

Pada  tahun pertama sampai dengan menjelang akhir tahun ketiga dipimpin oleh Bapak WACHID, BA, mantan Kepala SPG Negeri Ngawi, dengan membuka 2 (buka) jurusan, yaitu Jurusan Keuangan dan Perdagangan. Dengan masing-masing program studinya Akuntansi dan Manajemen Pemasaran.

Menjelang akhir tahun 1991/1992, tepatnya pada tanggal 29 Agustus 1992 dengan SK Ka Kanwil Depdikbud Propinsi Jawa Timur Nomor : 37774/A2.1.2/C/1992 secara resmi pimpinan SMEA Negeri Ngawi diserah terimakan dari Bapak WACHID, BA (karena pensiun) kepada Bapak Drs. M. SOERODJO.

Pada  tahun pelajaran 1993/1994 dibuka Jurusan baru yaitu Jurusan Perkantoran dengan Program Studi Ketata Usahaan.

Sehingga sejak tahun pelajaran 1993/1994 SMEA Negeri Ngawi mempunyai 3 Jurusan dengan 3 program studi, masing-masing yaitu ;

1. Keuangan dengan Program Studi Akuntansi

2. Perdagangan dengan Program Studi Manajemen Perdagangan/Manajemen Bisnis.

3. Perkantoran dengan Program Studi Ketata Usahaan/ Sekretaris.

Sampai dengan pertengahan tahun pelejaran 1992/1993 tenaga gurunya terdiri 76 % mantan guru SPG, 24 % guru Kejuruan sebagai tenaga inti SMEA, mulai masuk akhir tahun 1994/1995 kondisi ketenagaan sudah menjadi 90 % tenaga yang sesuai dengan latar belakangnya sedang 10 % masih belum. Nama SMEA diganti menjadi SMK yaitu Sekolah Menengah Kejuruan Dengan kepala sekolah : Drs. SANTOSO

Hingga saat ini SMK Negeri 1 Ngawi memiliki 5 Program Keahlian yaitu :

1. Administrasi Perkantoran

2. Akuntansi

3. Penjualan

4. Tehnik Komputer & Jaringan

5. Teknik Elektronika Industri

Banyak kekurangan-kekurangan disana-sini oleh karena itu SMK Negeri  1 Ngawi masih belum dapat mensejajarkan diri dengan SMK  lain yang rata-rata sudah mendekati usia 30 tahun keatas.

Kami yakin walau usia terpaut banyak namun dalam waktu relative singkat usaha untuk menyetarakan diri dengan SMK yang lain akan dapat menjadi kenyataan.